News

Haze – Go Away Ep
Haze – Go Away Ep

Band rock asal Bandung berhasil mengguratkan tanda-tanda kemunculan mereka yang semestinya dapat pengakuan dari skena lokal dengan EP pertamanya yang berjudul “Go Away”. Sebelumnya, dari tahun 2016 mereka sudah banyak bermain di panggung-panggung menarik bersama band-band lokal lainnya. EP yang berisi 5 lagu ini cukup memiliki energi yang pantas disampaikan pada para penggemar band sejenis, semacam The Sigit dan kawan-kawan. Namun Haze memiliki aransemen yang lebih berat dan cenderung lebih fokus ke ranah heavy-rock. EP ini dirilis dalam format kaset…

Total Jerks – Fear
Total Jerks – Fear

Sebelum album Fear, Total Jerks sudah merilis album pertama yang berjudul Life is Hate yang berisi 10 lagu. Begitu juga dengan album baru ini yang berjudul Fear, dengan jumlah lagu yang sama dan tentunya gaya mereka yang terpengaruh oleh hardcore tahun 80-an. Total Jerks memang dikenal sebagai band produktif. Sempat merilis split album bersama taRRkam dan Data Control pada tahun 2015 dan melakukan beberapa agenda tour. Dari keproduktifan Total Jerks, mereka berhasil melakukan aksi panggung bersama band-band berpotensi seperti Nothing,…

Rock N Roll Mafia – Unison Ep
Rock N Roll Mafia – Unison Ep

Setelah Prodigal dirilis tahun 2012, RNRM merilis EP baru berjudul Unison. Pembuatan album ini berawal dari hubungan mereka dengan Petra Sihombing yang menghasilkan “Intoxicated”, sebuah lagu yang dirilis lebih dulu sebelum menghasilkan materi Unison lainnya. Kemudian Rock N Roll Mafia menjalani metode karantina di Bandung selama satu pekan pada bulan Oktober juga November. Unison digarap oleh Hendra Jaya Putra sebagai progammer dan pemain synthesizer, Eky sebagai vokal gitar, dan Bueno yang bermain bass pada akhir 2017 lalu. Petra bersama adiknya,…

Jimi Jazz – Kebisingan Pancaroba Yang Merongrong
Jimi Jazz – Kebisingan Pancaroba Yang Merongrong

Bisikan-bisikan yang mengganggu Jimi pada saat sedang membuat lagu untuk The Upstairs adalah cikal bakal terbentuknya Jimi Jazz. Jimi sendiri yang menyebut ini sebagai cross over – thrash yang sudah lama dia sukai dan ternyata Jimi memang ingin membuat musik seperti ini sejak dulu. Dimulai dari merekam riff-riff gitar dasar, Jimi Jazz dibantu oleh Petir dan kawan-kawan Hong dari Tangerang untuk merealisasikan bisikan-bisikan yang disebut “Kebisingan Pancaroba Yang Merongrong” oleh Jimi sendiri. Bermodalkan beberapa kali briefing dan latihan, Jimi Jazz…

NESTOV – SUAI?!
NESTOV – SUAI?!

Band asal Jambi ini mengadopsi nama Setnov yang mungkin sudah tenar dikalangan politik sebagai koruptor dan mengotak-ngatiknya sehingga menjadi Nestov. Lagi-lagi band seperti ini mengingatkan kita di era-era Domestik Doktrin dan kawan-kawan, musik singkat dan cepat ala hardcore dan trashcore tahun 90-an ditambah penulisan lirik yang nyeleneh namun mudah dimengerti dengan logat Sumatera yang khas, membuat Nestov menjadi olahan segar. Tergabung dari beberapa personil band unggulan seperti Bromocorah, Milisi Kecoa, dan Got Me Blind. Semua materi di EP Suai ini…

BRIGADE OF CROW – FUZZ-OFF & DIE!
BRIGADE OF CROW – FUZZ-OFF & DIE!

Setelah merilis album pertama yang berjudul “Serdadu Gagak”, Brigade of Crow dari Bandung akhirnya kembali lagi dengan 3 materi baru dan diberi judul “Fuzz-Off & Die!”. Jika “low-frequency” yang mereka kedepankan pada album “Serdadu Gagak”, meskipun sound-nya terdengar hangat dan basah, atau mungkin Opung sebagai penggerak dari awal band ini ingin mengeksplorasi sound band-nya sendiri hingga mencoba mengedepankan “mid-treble frequency” pada materi “Fuzz-Off & Die!”. Karena sound-color-nya sangat jauh berbeda dengan album pertama tapi tidak mengurangi kegarangan Brigade of Crow…

Taring – Slaptika / Kekal Menjalang
Taring – Slaptika / Kekal Menjalang

Dengan bantuan Eben dari Burgerkill dan Zoteng dari Forgotten, Taring merekam 2 single terbaru untuk memenuhi syarat perilisan EP baru setelah mereka merilis dan sukses dengan Orkestrasi Kontra Senyap. Single yang dirilis awal adalah berjudul Slaptika, bertujuan untuk merayakan hari HAM pada tahun 2017. Terdapat susulan vokal dari Dodi (Komunal) pada lagu Slaptika, hingga membuat Taring terdengar berbeda dengan materi sebelumnya. Satu lagu lainnya yang dirilis bersamaan dengan format kaset yaitu Kekal Menjelang dan Disaster Records bekerja sama dengan Grimloc…

Disposed – Penumbra
Disposed – Penumbra

Musik semacam Baptists, The Secret, dan band-band serupa kini ramai dimainkan oleh musisi-musisi bawah tanah di Indonesia. Musik seperti ini sebenarnya bisa dibilang telah dikenalkan sejak lama oleh Hark! It’s a Crawling Tar-tar, bisa dibilang Hark! adalah band neo-crust pertama di Indonesia yang menganut multi-genre dari hardcore sampai screamo. Seiring berjalannya waktu, sekitar tahun 2013 jika melihat skena hardcore-punk di Bandung, banyak lahir band-band neo-crust baru seperti Grasp of Dynamite, disusul oleh Theist, dan bahkan materi baru Kontrasosial di album…

Soleh Solihun – Majelis Tidak Alim
Soleh Solihun – Majelis Tidak Alim

Soleh Solihun adalah aktor, sutradara, dan komedian yang cukup terkenal di Indonesia. Karirnya sukses didunia Stand Up Comedy Indonesia. Sutradara dari film Z ini lebih memilih hasil rekamannya dirilis dalam format kaset daripada dirilis dengan format DVD, selain karena hobi, format kaset pita ini sedikit kemungkinannya untuk bisa dibajak. Tidak seperti Stand Up Comedian lain yang lebih memilih untuk rilis audio visual dengan format DVD. Materi yang dirilis dalam format kaset ini berisikan lawakan Soleh Solihun dari show Stand Up…

Dewa Budjana – 5 Album Boxset
Dewa Budjana – 5 Album Boxset

Dewa Budjana adalah gitaris dan komposer dari Waikabubak. Dipengaruhi oleh musik populer sebagai pemimpin dan penulis lagu dari band GIGI dan jazz rock dari latar belakang sebelumnya, Budjana memulai karir solonya di akhir tahun 90-an setelah hampir 20 tahun berkarir di dunia musik. Band sebelumnya seperti Squirrel sudah lebih inventif di tahun 80-an dengan mengandalkan keterampilan komposisi asli Budjana daripada fokus untuk meng-cover lagu lain seperti kebanyakan band jazz lokal lainnya. Salah satu karya pemenang penghargaan pada waktu itu adalah…

Kidsway – Self Titled
Kidsway – Self Titled

Semangat hardcore yang terjebak di era 90-an kini terdapat pada unit hardcore baru asal Bandung yang menamai diri mereka Kidsway. Susunan lirik yang puitis dan jarang ditemukan pada materi-materi band hardcore pada umumnya, membuat Kidsway menjadi sorotan hardcore kids di Bandung. Mengadopsi style dari Turnstile sampai Beastie Boys, Kidsway berhasil mengantar pendengar menuju moshpit yang bergairah. Band besutan para personil band hardcore terdahulu seperti Asia Minor, Take a Stand, dan Balcony, Kidsway terlahir tak jauh dari tongkrongan anak-anak hardcore tersebut…

Kala – Self Titled
Kala – Self Titled

Proyek ini di mulai di tahun 2017 pertengahan , KALA tapa ( kala dalam proses kreatif dan rekaman di studio) adalah duo Arbja dan Damag . Sebelumnya Arbja merupakan gitaris band asal Jogjakarta “Spider Last Moment “, di proyek ini Arbja merekam instrumen gitar, bass, dan drum programming. Damag yang juga merupakan bagian dari Deadsquad, Bisinggama, Berbahaya, Roman Catholic Skulls, Die Roboter mengisi vokal dengan lirik yang di rampas dari mantra-mantra Hp lovecraft dari buku Nekronomikon dan beberapa porsi kecil gitar…