Cakrabirawa – XBRW

Setelah ditinggal Domestik Doktrin, istirahatnya Manusiaxbuatan, dan tentunya Anjingtanah, Bandung sempat melahirkan beberapa generasi baru untuk segmen musik seperti ini. Fastcore, thrashcore, atau apapun itu yang berbasis riffing cepat pada gitar, ketukan cepat antara kick drum dan snare, sampai pengisian vokal yang selalu terdengar kompak. Kalau tidak salah mengingat sekitar tahun 2008 atau 2009 di Bandung sempat terdengar KxBxH (Ksatria Baja Hitam), UxPxD (Uno Paso Delante), dan beberapa band susulan lainnya pernah memuncakan semangatnya. Wormrot dari Singapore pernah bertukar keringat di Studio Amphibi bersama generasi tersebut yang menurut saya berhasil mencapai klimaks. Satu lagi yang bisa dibilang mencapai klimaks untuk fastcore di Bandung yaitu saat Conquest for Death datang ke Bandung dan bermain di sebuah garasi sekitar Taman Pramuka, bersama Hellbombs, Hantamxrata dari Kediri, dan beberapa band lain yang berhasil menyajikan circle pit di garasi tersebut.

Cakrabirawa termasuk generasi awal fastcore di Bandung, bisa dibilang generasi penyusul setelah Domestik Doktrin. Pada tahun 2005, Cakrabirawa di inisiasi oleh pemain bass-nya, Bevi. Bersama Ncrot, Tito, dan Vidi, akhirnya Cakrabirawa terbentuk dan berhasil menyajikan fastcore dibeberapa gigs khususnya di Bandung. Kaset berisikan 3 lagu ini adalah sebuah apresiasi untuk Bevi, yang meninggal karena kanker pada tahun 2011.

Tracklist:

  1. Punjabism
  2. Rebuild to Destroy
  3. Basa-basi