HOCKEY HOOK : LEDAKAN SKA-PUNK DAN EKSPERIMEN BARU

Ska dan punk rock masih menjadi denyut nadi yang menggerakkan Hockey Hook. Setelah melewati berbagai fase, mulai dari merilis sejumlah EP hingga single lepas selama masa pandemi, grup musik asal Bandung ini akhirnya resmi mempersembahkan album penuh kedua mereka bertajuk Dansa Akhir Zaman. Album yang dirilis pada 17 Mei 2024 melalui Disaster Records tersebut menjadi penanda kembalinya Hockey Hook setelah delapan tahun sejak debut album Randomness pada 2016.

Kini diperkuat oleh Mohammad Tezar (gitar, vokal), Rezki Delian “Eki” (perkusi), Fauzan Rijal “Ojan” (bas), dan Riyan Nurhendi “Arab” (drum), Hockey Hook tetap mempertahankan fondasi ska dan punk rock sebagai identitas utama. Namun di album ini mereka memperluas spektrum musikal dengan menyerap pengaruh jazz, avant-garde, hingga eksperimentasi yang sebelumnya jarang terdengar dalam katalog mereka. Referensi seperti The Mighty Mighty Bosstones, Rancid, Poison Ivy, Sublime, hingga Mr. Bungle menjadi bagian dari proses eksplorasi yang membentuk warna baru Dansa Akhir Zaman.

 

Secara tematis, Dansa Akhir Zaman masih berbicara tentang realitas yang dekat dengan kehidupan para personelnya. Mulai dari kegelisahan terhadap situasi sosial-politik, ruang berekspresi yang terasa semakin sempit, hingga perjuangan hidup sehari-hari yang harus dijalani masing-masing anggota band. Alih-alih menyampaikan kemarahan secara frontal, Hockey Hook memilih merangkumnya dalam narasi tentang kepasrahan, ketahanan, dan cara manusia bertahan di tengah situasi yang terus berubah.

Bagi para personel, album ini juga menjadi ruang eksplorasi personal. Eki menemukan tantangan baru melalui berbagai pola ritmik perkusi yang belum pernah ia mainkan sebelumnya. Sementara Ojan menggambarkan proses pengerjaan album ini seperti rollercoaster yang membuka banyak kemungkinan baru dalam urusan aransemen, sound, hingga pendekatan bermain musik. Bahkan ia menyebut Dansa Akhir Zaman sebagai “album terliar Hockey Hook” sejauh ini. Senada dengan itu, Arab yang menjalani debut rekamannya bersama Hockey Hook merasakan banyak warna baru yang memperkaya karakter musik band tersebut.

Shopping cart0
There are no products in the cart!
Continue shopping
0